Minggu, 01 Maret 2015

Tugas Resume 12

حَاجَةُ اْلإِنْسَانِ إِلَى الرَّسُوْلِ
Kebutuhan Manusia terhadap Rasul
Manusia Pertama
•      Ketika Allah SWT menurunkan Adam AS beserta istrinya ke bumi, maka kemudian memiliki anak
•      Setiap kali mengandung, Hawa melahirkan satu pasang anak kembar: laki-laki dan perempuan
•      Syari’at yang diterapkan: perkawinan silang dan tidak boleh menikah dengan kembarannya
Perkembangan Manusia
•      Manusia kemudian berkembang dan menyebar ke berbagai tempat
•      Mereka bersuku-suku dan berkabilah-kabilah
•      Mereka hidup tanpa petunjuk, sehingga menyimpang dari kebenaran
•      Allah SWT mengutus RasulNya untuk mengembalikan mereka ke jalan kebenaran
•      Rasul yang diutus biasanya berasal dari kaum mereka sendiri
Fitrah Manusia (اَلْفِطْرَةُ)
•      Allah SWT telah menanamkan fitrah (Islam) kedalam setiap janin yang sudah ditiupkan ruh
•      Saat itulah Allah mengambil perjanjian kepada manusia dengan sebuah pertanyaan, “Apakah Aku ini Rabb kalian?” Maka semuanya membenarkannya dan menjadi saksi (7:172)
•      Karena itulah, peradaban apapun yang berlaku pada manusia, purba ataupun modern, ada yang tidak dapat dihilangkan dari diri manusia
•      Apa itu?
Mengakui Eksistensi Pencipta  (وُجُوْدُ الْخَالِق)
•      Fitrah yang ditanam oleh Allah tidak akan pernah hilang, yang terjadi adalah tertutupi dengan kotoran-kotoran lain
•      Oleh karena itu, manusia pasti mengakui bahwa di balik alam semesta yang megah dan teratur ini, ada Penciptanya
•      Hanya saja, karena tidak ada PETUNJUK yang benar, manusia berbeda-beda (salah) dalam menyebut dan mensifatinya
Sang Pencipta
•      Keterbatasan akal manusia menyebabkan kesalahan dalam menggambarkan Sang Pencipta
•      Ada yang menganggap bahwa Pencipta itu terbatas pada satu kemampuan: langit sendiri penciptanya, laut, gunung, awan, dll ada pencipta dan pemeliharanya sendiri-sendiri
–     Bhrahma: dewa pencipta alam
–     Shiva: dewi perusak alam
•      Menyembah perusak lebih disukai dari pada pencipta, sehingga patung dewi Shiva yang lebih banyak disembah
Bangsa Arab
•      Bangsa Arab berasal dari keturunan Ismail AS
•      Mereka pertama kali mendapat bimbingan dari Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS
•      Sepeninggal Ismail AS tidak ada lagi Rasul yang diutus kepadanya sehingga terjadi banyak penyimpangan
•      Mereka mengakui dengan pasti akan keberadaan Allah sebagai Pencipta dan Pengatur alam, tetapi mereka mensekutukannya dengan lainnya (29:61, 63)
Mengenal Pencipta (مَعْرِفَةُ الْخَالِقِ)
•      Dengan petunjuk itulah manusia dikenal oleh para rasul tentang Pencipta satu-satunya alam semesta ini, yaitu ALLAH SWT
•      6:102
–     Rabb kalian adalah ALLAH (ذَلِكُمُ اللَّهُ رَبُّكُمْ)
–     Tidak ada ilah kecuali Dia (لَا إِلَهَ إِلَّا هُوَ)
–     Pencipta segala sesuatu (خَالِقُ كُلِّ شَيْءٍ)
–     Sembahlah Dia (فَاعْبُدُوهُ)
–     Dia adalah Pemelihara segala sesuatu (وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ وَكِيلٌ)
Pedoman Hidup (مِنْهَاجُ الْحَيَاةِ)
•      Para rasul juga memberi petunjuk tentang aturan-aturan yang seharusnya menjadi pedoman hidup mereka, bukan aturan-aturan yang dibuat mereka
•      Pedomana hidup itu seharusnya mampu mengarahkan manusia pada jalan yang lurus (shiratul mustaqim) bukan jalan yang menyimpang dan sesat
•      Pedoman hidup itu adalah ISLAM (6:153) inilah yang mesti diikuti dan jangan mengikuti pedoman yang lain karena akan menyimpangkan dari jalur yang benar
Beribadah dengan Benar  (اَلْعِبَادَةُ اَلصَّحِيْحَةُ)
•      Berkat petunjuk Rasul, manusia mengenal Allah SWT dengan benar dan mengikuti pedoman hidup yang sejati
•      Dengan begitu, manusia akhirnya dapat beribadah kepada Allah SWT dengan ibadah yang benar
•      21:25 à sembahlah AKU saja
•      98:5 beribadah dengan memurnikan ketaatan


Tidak ada komentar:

Posting Komentar