Kamis, 12 Februari 2015

Tugas Resume 2

AGAMA UNIVERSAL
Islam merupakan agama universal, ajarannya mencakup seluruh aspek kehidupan umat manusia yang berlaku di setiap tempat dan masa. Islam merupakan agama yang memiliki keseimbangan orientasi hidup, yaitu kehidupan dunia dan akhirat. Paling tidak, ada 3 aspek syumuliyyatul Islam
  1. Universal dari segi MASA (شُمُوْلِيَّةُ الزَّمَانِ)
  2. Universal dari segi SISTEM (شُمُوْلِيَّةُ الْمِنْهَاجِ)
  3. Universal dari segi TEMPAT (شُمُوْلِيَّةُ الْمَكَانِ)
DARI MASA KE MASA
Islam adalah agama manusia pertama (Nabi Adam AS) dan para nabi dan rasul setelahnya, sampai berakhir pada Nabi Muhammad SAW
Jadi Islam adalah agama dari masa ke masa, tidak pernah terputus.

ISLAM AGAMA SATU-SATUNYA
Penamaan Islam sebagai agama, langsung diberikan oleh Allah melalui wahyu-NYA (Al-Quran). Sementara itu, pemberian nama agama lain yang berkembang di dunia senantiasa diidentifikasikan kepada orang atau tokoh yang membawa ajaran tersebut, atau daerah tempat agama itu lahir.
Allah SWT menegaskan bahwa sebutan MUSLIMIN (orang-orang Islam) bukan sebutan baru bagi umat Nabi Muhammad SAW, tapi seluruh pengikut para Nabi dan Rasul disebut Muslimin
22:78 هُوَ سَمَّاكُمُ الْمُسْلِمِينَ مِنْ قَبْلُ وَفِي هَذَا

KESATUAN RISALAH
Islam menyeluruh dari zaman ke zaman karena adanya kesatuan risalah para Rasul yang diutus Allah SWT
21:25 misi para rasul adalah sama: akidah dan ibadah
Tidak ada dari rasul yang kemudian mendirikan agama baru, dengan penyembahan yang baru, misalnya menyembah dirinya (3:79)
Bahkan Al-Qur’an itu sudah disebut-sebut di kitab-kitab sebelumnya (26:196)         
   
RISALAH PENUTUP
Kesatuan risalah (misi) itu sampai dengan risalah yang dibawa oleh penutup para Nabi, Muhammad SAW (33:40)
Inilah risalah terakhir (penutup) sekaligus penghapus, penyempurna risalah-risalah sebelumnya

UNIVERSAL DARI SEGI SISTEM
Syumuliyyatul Islam yang kedua adalah syumuliyyatul minhaj (universalitas dari segi sistem atau tatanan). Minhaj Islam, Manhaj artinya jalan atau metode. Dan manhaj yang benar adalah jalan hidup yang lurus dan terang dalam beragama menurut pemahaman para Shahabat. Syaikh Dr. Shalih bin Fauzan hafizhahullah menjelaskan perbedaan antara ‘aqidah dan manhaj, beliau berkata, “Manhaj lebih umum daripada ‘aqidah. Manhaj diterapkan dalam ‘aqidah, suluk, akhlak, muamalah, dan dalam semua kehidupan seorang Muslim. Setiap langkah yang dilakukan seorang Muslim dikatakan manhaj. Adapun yang dimaksud dengan ‘aqidah adalah pokok iman, makna dua kalimat syahadat, dan konsekuensinya. Jadi Minhaj Islam memang meliputi seluruh sendi kehidupan manusia, tidak ada yang terlupakan. Karena itu, tidak boleh memecah-mecah ajaran Islam (sekularisme sangat ditolak dalam Islam!).

SANGAT LENGKAP
Allah SWT yang menurunkan Islam adalah Dzat yang Maha Mengetahui, sehingga sistem Islam merinci segala hal, 6:38 مَا فَرَّطْنَا فِي الْكِتَابِ مِنْ شَيْءٍ (Tiadalah Kami alpakan sesuatu pun di dalam Al Kitab). 16:89 وَنَزَّلْنَا عَلَيْكَ الْكِتَابَ تِبْيَانًا لِكُلِّ شَيْءٍ (Dan Kami turunkan kepadamu Al Kitab (Al Qur'an) untuk menjelaskan segala sesuatu) .

BANGUNAN YANG UTUH
Minhaj Islam laksana sebuah bangunan yang utuh; ia memiliki
  1. Pondasi (اَلأَسَاسُ) :Pondasinya adalah syahadatain
  2. Bangunan (اَلْبِنَاءُ) : Tiang-tiangnya adalah empat rukun Islam lainnya: shalat, puasa, zakat, hajji à apakah bangunan yang hanya pondasi dan tiang sudah cukup? Ada yang mau tinggal di situ?
Dinding-dindingnya ada empat:
·         Sistem sosial (الإجتماعي)
·         Sistem politik (السياسي)
·         Sistem ekonomi (الإقتصادي)
·         Sistem budaya (الثقافي)
  1. Pendukung atau atap (اَلْمُؤَيِّدَاتُ) : Atapnya: jihad dan dakwah
Secara lebih sederhana, minhaj yang utuh yang diserupakan dengan bangunan yang utuh, terdiri dari
  1. Pondasi: akidah
  2. Bangunannya: ibadah dan akhlak
  3. Atapnya: jihad dan dakwah
PONDASI ATAU ASAS
Asas bangunan Islam adalah asas yang paling kokoh: AQIDAH yang terangkum dalam syahadatain (rukun Islam pertama) dan enam rukun Iman
9:109 inilah perbandingan antara asas aqidah (takwa) dan asas lainnya
         Bangunan yang didirikan atas asas akidah akan kokoh
         Bangunan berasas yang lainnya akan roboh dan jatuh ke jurang à berbahaya sekali

JENIS PONDASI
         Keperluan akan tingkat kekuatan pondasi bergantung pada bangunan yang akan didirikan di atasnya
        Warung berdinding anyaman bambu à cukup tanah
        Rumah biasa à kedalaman satu meter cukup
        Pencakar langit?
         Bagaimana dengan Islam? Islam adalah tinggi, tidak ada yang lebih tinggi dari Islam à bangunan tertinggi à pondasinya mesti super kuat
         Wajar kalau Rasulullah SAW membuat pondasi ini memerlukan waktu lebih banyak (13 tahun) dibanding bangunannya itu sendiri
Bangunan ini adalah bangunan Al-Baina, Bangunan ini didirikan di atas pondasi akidah yang kokoh à akan berdiri tegak, Intinya ada dua:
  1. IBADAH dalam arti luas: mahdhah (khusus, ritual) dan ‘ammah (semua perbuatan baik, termasuk empat dinding-dinding tadi)
  2. AKHLAK: tata pergaulan antara manusia dengan Allah, sesamanya, lingkungan, dan juga dirinya sendiri
PENDUKUNG ATAU ATAP
         Pendukung atau atap yang akan melindungi penghuninya dari panas dan hujan, adalah JIHAD dan DAKWAH
         Bangunan tanpa atap à terancam hancur, dan tidak banyak fungsinya sebagai tempat berlindung
         Kondisi sekarang? Atapnya bocor-bocor bahkan hilang!
         Karena meninggalkan jihad dan dakwah, umat Islam kehilangan perlindungan dan hancur serta terpecah-pecah, khususnya sejak 1924 (jatuhnya khilafah Islamiyah terakhir)
Pentingnya jihad 29:6, 69 bahwa “hidayah itu setelah berjihad” (اَلْهِدَايَةُ بَعْدَ الْجُهْدِ). 47:31 Allah akan menyeleksi atau memilih manusia: jihad – tidak? Setelah jihad: sadar – tidak? Jihad juga disebut puncaknya ibadah (قِيْمَةُ الْعِبَادَةِ).
Begitu juga dengan Dakwah : Dakwah adalah kewajiban bagi seluruh umat Islam sesuai dengan kemampuannya (3:104). Manusia yang paling mulia adalah yang berdakwah (41:33). Bagaimana sekarang? Umat Islam menganggap bahwa dakwah itu tugas ulama saja. Umat lain? Mereka berdakwah, terutama kalau mereka memegang jabatan à digunakan untuk dakwah mereka. Pejabat yang Muslim? Mereka asyik sendiri, tanpa misi.

UNIVERSAL DARI SEGI TEMPAT
Islam berlaku untuk segala tempat (seluruh dunia), Segala tempat di bumi ini à mesti tegak Islam di atasnya. Jadi, tidak ada hak manusia mengusir orang-orang Islam à pengusiran adalah pelanggaran (22:40). 90:2 Makkah adalah halal untuk tempat tinggal Rasulullah, tapi orang-orang kafir mengusir beliau SAW.
Islam Satu Pencipta, Kenapa Islam itu menyeluruh untuk seluruh penjuru dunia?. Karena alam ini, termasuk dunia ini, diciptakan oleh Allah saja, tidak andil yang lainnya (46:3). Adanya hanya satu Pencipta ini juga yang menyebabkan alam semesta ini terjaga dengan baik . Kalau ada dua ilah saja, pastilah hancur bumi dan langit ini (21:22)
Islam kesatuan alam, Karena Penciptanya satu, maka alamnya juga satu 2:29. Tidak ada alam lain yang diciptakan oleh pencipta yang lain. 67:15 Allah yang menciptakan bumi . Jadi Islam-lah satu-satunya yang Allah berlakukan di bumi Allah ini (3:19). Selain Islam, tidak berlaku dan tidak diakui (3:85)
Islam sebagai Pedoman Hidup, Karena Islam menyeluruh dari segi masa, tatanan dan tempat, maka Islam-lah yang pantas menjada tatanan hidup (way of life) manusia seluruhnya. 2:185 Al-Qur’an adalah petunjuk bagi manusia . Bukti tepatnya Islam sebagai pedoman hidup adalah berubahnya Arab jahiliyah menjadi Muslimin yang menyebarkan rahmat ke seluruh penjuru alam (21:105)
10 SISTEM HIDUP
Secara rinci, ada 10 sistem hidup dalam Islam
  1. Sistem keyakinan (اَلاِعْتِقَادِيُّ)
Islam memiliki sistem keyakinan yang disebut TAUHID. Sistem keyakinan selain Islam terkotori oleh berbagai kemusyrikan. Contoh: meyakini bahwa Allah memiliki anak (subhanallah ‘ammaa yusyrikuun)
         Bukan hanya orang Nasrani
         Di antara Yahudi pun ada sekte yang mempercayai Uzair itu anak Allah (9:30)
         Mereka meniru-niru perkataan orang-orang kafir sebelum mereka (يُضَاهِئُونَ قَوْلَ الَّذِينَ كَفَرُوا مِنْ قَبْلُ) – dewa-dewa Yunani, dll
         Arab jahiliyah juga percaya malaikat itu anak perempuan Allah (43:16)

  1. Sistem akhlak (اَلأَخْلاَقِيُّ)
Akhlak merupakan tugas utama Rasulullah SAWإِنَّمَا بُعِثْتُ لأُتَمِّمَ مَكَارِمَ الأَخْلاَقِ
Hanyasanya aku diutus untuk menyempurnakan akhlak yang mulia (HR. Baihaqi)
Akhlak adalah wajah Islam, sehingga sangat ditekankan untuk diperhatikan oleh Rasulullah. Di sistem lain ada juga yang mirip dengan akhlak, yaitu etika. Etika (cabang dari filsafat) standarnya dibuat oleh manusia à kabur: etika Barat beda dengan etika Timur. Akhlak dalam Islam lengkap, meliputi kepada Allah, sesamanya, dan alam semesta
  1. Sistem perilaku (اَلسُّلُوْكِيُّ)
         Perilaku = tindak tanduk, Sistem perilaku dalam Islam dilandasi oleh akidah yang bersih: Jauh dari perilaku setan: tukang tipu.
         Jauh dari perilaku binatang:
        Binatang buas: pemarah seperti anjing (7:176)
        Binatang ternak yang memperturutkan syahwatnya (7:179, 47:12)
         Seorang laki-laki tidak boleh meniru-niru perilaku wanita, dan sebaliknya (HR. Ahmad.
         Tidak boleh menyerupai perilaku orang kafir (مَنْ تَشَبَّهَ بِقَوْمٍ فَهُوَ مِنْهُمْ) HR. Abu Dawud

  1. Sistem perasaan (اَلشُّعُوْرِيُّ)
Islam juga memiliki sistem perasaan yang khas
    1. Benci dan cinta karena Allah
    2. Marah dan ridho karena Allah
    3. Mendukung dan memusuhi karena Allah
Islam membenci dendam dan fanatisme (ashabiyah)
Islam membolehkan menangis ketika kematian seseorang, tapi melarang meratap sampai mencakar muka
Ingat kembali materi “Lawaazimul Hubb” dalam kumpulan materi Ma’rifatullah
  1. Sistem pendidikan (اَلتَّرْبَوِيُّ)
Tidak ada agama yang paling mendorong umatnya untuk berusaha keras dalam menuntut ilmu kecuali Islam. Ayat-ayat yang pertama turun berkaitan dengan membaca dan menulis (96:1-5, 68:1). Rasulullah memfardhukan menuntut ilmu, dari buaian hingga liang lahat. Sejarah membuktikan bahwa sistem pendidikan Islam mempelopori kemajuan zaman di kala Eropa dan AS dalam kegelapan. Kenapa sekarang umat Islam mundur? Sistem pendidikannya sudah jauh dari sistem pendidikan Islam
  1. Sistem sosial (اَلاِجْتِمَاعِيُّ)
Islam tidak mengakui sistem kelas atau kasta. Semua manusia di mata Islam sama, yang berbeda adalah takwanya (49:13). Seorang bekas hamba sahaya dapat menjadi pemimpin umat dalam Islam à Bilal, Zaid bin Haritsah.
Ikatan-ikatan berikut ditata oleh Islam (49:13)
    1. Ikatan sesama Muslim à ukhuwwah Islamiyah
    2. Ikatan sesama bangsa à ukhuwwah wathaniyah (para Rasul memanggil kekauman mereka 7:59, 65,73,85 يَا قَوْمِ )
    3. Ikatan sesama manusia à ukhuwwah basyariyah (Allah pun memanggil kemanusiaan manusia   يَا أَيُّهَا النَّاسُ 2:21)
  1. Sistem politik (اَلسِّيَاسِيُّ)
Sistem politik Islam adalah yang paling maju sampai hari ini
    1. Syuro sebagai cara menyelesaikan masalah (3:159, 42:38)
    2. Kepemimpinan yang dihormati (4:59)
    3. Negara (34:15)
    4. Umat atau rakyat yang taat (4:59)
Rasulullah SAW telah melaksanakan tatanan politik ini dengan sebaik-baiknya . Umar mengembangkannya disesuaikan dengan keperluan umat dari masa ke masa
  1. Sistem ekonomi (اَلاِقْتِصَادِيُّ)
Prinsip-prinsip ekonomi Islam
        Pemerataan (59:7) كَيْ لَا يَكُونَ دُولَةً بَيْنَ الْأَغْنِيَاءِ مِنْكُمْ  à Islam melarang monopoli. Cara pemerataan: zakat, infaq, waris, baitul maal. Ini permasalahan inti, bukan karena jumlah penduduk seperti teori Maltus
        Anti penindasan à melarang riba 2:275. Sekarang ini prinsip bank syari’ah sudah diterapkan di mana-mana, bahkan Inggris pun pakai

  1. Sistem militer (اَلْعَسْكَرِيُّ)
8:60 perintah persiapan militer. Musuh menginginkan umat Islam itu tanpa senjata (4:102). 61:4 barisan yang rapi. Islam sangat memperhatikan masalah kekuatan dan kedisiplinan (waktu-waktu shalat). Yang khas, Islam memiliki adab berperang: tidak boleh menyerang musuh sebelum melakukan 3 hal yaitu:
    1. Menawarkan masuk Islam
    2. Membayar jizyah
    3. Perang

  1. Sistem hukum perundang-undangan (اَلْجِنَائِيُّ)
Kelebihan sistem hukum Islam dibandingkan dengan hukum positif (اَلْحُكْمُ الْوَضْعِي)
  1. Kaedah hukum Islam elastis dan global
  2. Kaedah dan teksnya dibuat lebih tinggi
Semua di mata hukum sama dan ini benar-benar diterapkan bukan sekedar teori. Contoh kasus Khalifah Ali yang menuntut baju besinya dari seorang Nasrani tanpa bukti, akhirnya kalah. Tapi Nasrani tadi malah mengatakan bahwa hukum seperti ini pasti hukum para Nabi, dan akhirnya masuk Islam. Ketika baju besi itu diserahkan ke Khalifah, diberikan kembali sebagai hadiah telah masuk Islam

Tidak ada komentar:

Posting Komentar